Selasa, 21 April 2015

KEAMANAN PADA JARINGAN KOMPUTER dan PRINSIP KEAMANAN KOMPUTER

3. KEAMANAN PADA JARINGAN KOMPUTER
Dalam kemanan jaringan komputer ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan, diantaranya yaitu membatasi akses ke jaringan. Adapun batasan yang dimaksud adalah seperti penjelasan dibawah ini :


1. Membatasi Akses ke Jaringan

A. Membuat tingkatan akses :
Pembatasan-pembatasan dapat dilakukan sehingga memperkecil peluang penembusan
oleh pemakai yang tak diotorisasi, misalnya :
  • Pembatasan login. Login hanya diperbolehkan :
  • Pada terminal tertentu.
  • Hanya ada waktu dan hari tertentu.
  • Pembatasan dengan call-back (Login dapat dilakukan siapa pun. Bila telah sukses
login, sistem segera memutuskan koneksi dan memanggil nomor telepon yang telah
disepakati, Penyusup tidak dapat menghubungi lewat sembarang saluran telepon,
tapi hanya pada saluran telepon tertentu).

  • Pembatasan jumlah usaha login.
  • Login dibatasi sampai tiga kali dan segera dikunci dan diberitahu ke administrator.
  • Semua login direkam dan sistem operasi melaporkan informasi-informasi berikut:
    • Waktu, yaitu waktu pemakai login.
    • Terminal, yaitu terminal dimana pemakai login.
  • Tingkat akses yang diizinkan ( read / write / execute / all )

     B. Mekanisme kendali akses :
Masalah identifikasi pemakai ketika login disebut otentifikasi pemakai (user authentication).
Kebanyakan metode otentifikasi didasarkan pada  tiga cara, yaitu :
1. Sesuatu yang diketahui pemakai, 
  • Password.
  • Kombinasi kunci.
  • Nama kecil ibu mertua.
  • Dan sebagainya.
2. Sesuatu yang dimiliki pemakai, misalnya :
  • Badge.
  • Kartu identitas.
  • Kunci.
  • Dan sebagainya.
3. Sesuatu mengenai (ciri) pemakai, misalnya :
  • Sidik jari.
  • Sidik suara.
  • Foto.
  • Tanda tangan.

C. Waspada terhadap Rekayasa sosial :

1. Mengaku sebagi eksekutif yang tidak berhasil mengakses,  menghubungi administrator via telepon/fax.
2. Mengaku sebagai administrator yang perlu mendiagnosa masalah network, menghubungi end user via email/fax/surat.
3. Mengaku sebagai petugas keamanan e-commerce, menghubungi customer yang telah bertransaksi untuk mengulang kembali transaksinya di form yang disediakan olehnya.
4. pencurian surat, password.
5. penyuapan, kekerasan.

D. Membedakan Sumber daya internal dan Eksternal :
Memanfaatkan teknologi firewall yang memisahkan network internal dengan network
eksternal dengan rule tertentu.
E. Sistem Otentikasi User :
Adalah proses penentuan identitas dari seseorang yang sebenarnya, hal ini diperlukan
untuk menjaga keutuhan ( integrity ) dan keamanan ( security ) data, pada proses ini
seseorang harus dibuktikan siapa dirinya sebelum menggunakan layanan akses.
Upaya untuk lebih mengamankan proteksi password, antara lain :
1. Salting.
          Menambahkan string pendek ke string password yang diberikan pemakai sehingga mencapai               panjang password tertentu.
2. One time password.

  • Pemakai harus mengganti password secara teratur. Upaya ini membatasi peluang password telah diketahui atau dicoba-coba pemakai lain. 
  • Bentuk ekstrim pendekatan ini adalah one time password, yaitu pemakai mendapat satu buku berisi daftar password. Setiap kali pemakai login, pemakai menggunakan password berikutnya yang terdapat di daftar password. 
  • Dengan one time password, pemakai direpotkan keharusan menjaga agar buku passwordnya jangan sampai dicuri.

3. Satu daftar panjang pertanyaan dan jawaban.

  • Variasi terhadap password adalah mengharuskan pemakai memberi satu daftar pertanyaan panjang dan jawabannya. Pertanyaan-pertanyaan dan  jawabannya dipilih pemakai sehingga pemakai mudah mengingatnya dan tak perlu menuliskan di kertas. 
  • Pertanyaan berikut dapat dipakai, misalnya : 
  • Siapa mertua abang ipar Badru ? 
  • Apa yang diajarkan Pak Harun waktu SD ? 
  • Di jalan apa pertama kali ditemukan simanis ?
  • Pada saat login, komputer memilih salah satu dari pertanyaan-pertanyaan  secara acak, menanyakan ke pemakai dan memeriksa jawaban yang diberikan.

4. Tantangan tanggapan (chalenge response).

  • Pemakai diberi kebebasan memilih suatu algoritma, misalnya x3.
  • Ketika pemakai login, komputer menuliskan di layar angka 3. Dalam kasus ini pemakai mengetik angka 27. Algoritma dapat berbeda di pagi, sore, dan hari  berbeda, dari terminal berbeda, dan seterusnya.


Contoh Produk Otentikasi User, antara lain :
      
     1. Secureid ACE (Access Control Encryption)
System token hardware seperti kartu kredit berdisplay, pemakai akan menginput nomor pin yang diketahui bersama, lalu memasukkan pascode bahwa dia pemilik 
     
      2. S/key (Bellcore)
System software yang membentuk one time password (OTP) berdasarkan informasi loginterkhir dengan aturan random 
      
      3. Password Authentication Protocol (PAP) 
Protokol dua arah untuk PPP (Point to point Protocol). Peer mengirim pasangan user id dan password, authenticator 
      
      4. Challenge Handshake Authentication Protocol (CHAP)
S/key pada PAP, protocol 3 arah, authenticator mengirim pesan tantangan ke peer, peer menghitung nilai lalu mengirimkan ke authenticator, authenticator menyetujui otentikasi jika jawabannya sama dengan nilai 
     
      5. Remote Authentication Dial-in User Service (RADIUS)
Untuk hubungan dial-up, menggunakan network access server, dari suatu host yang menjadi client RADIUS, merupan system satu titik 
      
      6. Terminal Access Controller Access Control System (TACACS)
Protokol keamanan berbasis server dari CISCO System. Secury\ity Server terpusat dangan file password UNIX, database otentikasi, otorisasi dan akunting, fungsi digest (transmisi password yang tidak polos)


Pertanyaan yang diajukan ketika presentasi keamnan pada jaringan komputer

1. Apa yang dimaksud dengan wiretapping? apa saja ancaman yang dihasilkan oleh wiretapping? (Dennis)
Jawab:  
wiretapping adalah jenis ancaman keamanan jaringan yg berupa penyadapan melalui jaringan kabel. Bentuk ancaman ini adalah penyadapan melalui komunikasi jaringan data internet, penyadapan komunikasi melalui telfon. Biasanya wiretapping ini digunakan para aparat keamanan utk mendeteksi kejahatan yg mungkin terjadi, contohnya KPK yang menyadap telfon dari tersangka koruptor

4. PRINSIP KEAMANAN KOMPUTER
Pada dasarnya, prinsip-prinsip pengamanan suatu sistem komputer terbagi menjadi 3 macam, yaitu :

  • Rancangan Sistem

   Rancangan (gambaran) suatu sistem sangat perlu diperhatikan dalam hal pengamanan komputer, karena jika suatu rancangan sistem tersebut lemah maka akan sangat rentan mendapat serangan dari seorang penyusup dan lainnya. Rancangan sistem yang baik adalah sebagai berikut :
a.    Rancangan sistem seharusnya publik
Membuat proteksi yang bagus dengan asumsi penyusup mengetahui 
cara kerja sistem pengamanan.

b.    Dapat diterima
Tidak mengganggu kerja user dan kebutuhan otorisasi pengaksesan.

  •  Pemeriksaan Otorisasi

   Otorisasi adalah mendapatkan keterangan jika orang yang sekali teridentifikasi, diijinkan untuk memanipulasi sumber daya tertentu. Ini biasanya ditentukan dengan menyelidiki apakah orang itu memiliki aturan akses tertentu terhadap sumber daya atau tidak.
 Pemeriksaan Otorisasi menjadi sangat penting dalam pengamanan suatu sistem komputer karena komputer karena jika terjadi kesalahan atau kurang efektif dalam melakukan otorisasi maka dampaknya akan sangat buruk bagi keamanan sistem komputer. Berikut adalah cara yang tepat dalam melakukan pemeriksaan otorisasi:
a.    Pemeriksaan otorisasi satu waktu
Pemeriksaaan dilakukan pada awal, setelah itu tidak lagi diperiksa.
b.    Kewenangan serendah mungkin
Berikan kewenangan serendah mungkin bagi pemakai, hanya untuk 
melakukan tugasnya

  •  Mekanisme Ekonomi

   Suatu mekanisme pengamanan sebuah sistem komputer merupakan aspek terakhir yang harus diperhatikan. Mekanisme yang ekonomis, mekanisme yang sekecil dan sesederhana mungkin menjadi sangat penting dalam hal pengamanan komputer karena dengan itu proses verifikasi dapat mudah dilakukan.

Pertanyaan yang diajukan ketika presentasi prinsip keamanan komputer

1. Sebutkan contoh kewenangan serendah mungkin (Ryan) :
Jawab :
Contoh dalam kewenangan serendah mungkin seperti pemberian hak akses data pada suatu perusahaan, dimana terdapat 3 pengguna data, yaitu : admin, operator, dan user. Hak akses yang ada yaitu : Create, Read, Update, dan Delete. Untuk admin diberikan hak akses terhadap seluruhnya. Kemudian untuk operator diberikan hak akses Create, Read, dan Update. Sedangkan untuk user hanya diberikan hak akses untuk read saja. Diberlakukannya pembatasan hak akses bertujuan untuk efisiensi pengelolaan data dan meningkatkan kemanan data dari pengguna data yang tidak bertanggung jawab.







Senin, 13 April 2015

KEAMANAN PADA JARINGAN LANJUTAN DAN KEAMANAN DATA DARI VIRUS

1. Keamanan pada Jaringan Lanjutan
Pada kemanan jaringan ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan, diantaranya yaitu membatasi asset organisasi secara fisik ataupun secara teknis. Adapun batasan yang dimaksud adalah seperti penjelasan dibawah ini :

A.   Membatasi asset organisasi

Ø  Secara Adminsistratif / fisik
  • Rencana kemungkinan terhadap bencana
  • Program penyaringan calon pegawai system informasi
  • Program pelatihan user
  • Kebijakan akses network

Ø  Secara Teknis
  • Penerapan Firewall
Firewall adalah suatu sistem perangkat lunak yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk bisa melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang dianggap tidak aman. Umumnya, sebuah tembok-api diterapkan dalam sebuah mesin terdedikasi, yang berjalan pada pintu gerbang (GATEWAY) antara jaringan lokal dengan jaringan Internet.

  • Penerapan Virtual Privat Network (VPN)
Virtual Private Network atau Jaringan Pribadi Maya sesungguhnya sama dengan Jaringan Pribadi (Private Network/PN pada umumnya, di mana satu jaringan komputer suatu lembaga atau perusahaan di suatu daerah ataau negara terhubung dengan jaringan komputer dari satu grup perusahaan yanng sama di daerah ataau negara lain. Perbedaannya hanyalah pada media penghubung antar jaringan. Kalau pada PN, media penghubungnya masih merupakann milik peruusahaan/gruup itu sendiri, dalam VPN, media penghubungnya adalah jaringan publik seperti Internet. Dalam VPN, karena media penghubung antar jaringannya adalah jaringan publik, diperlukan pengamanan dan pembatasan-pembatasan. Pengamanan diperlukan unntuk menjaga agar tidak sembarang orang dari jaringan publik dapat masuk ke jaringan pribadi. Yang dikecualikan hanyalah orang-orang yang terdaftar atau terotentifikasi terlebih dahulu yang dapat masuk ke aringan pribadi. Pembaatasan diperlukan untuk menjaga agar tidak semua orang atau user daari jaringan pribadi dapat mengakses jaringan publik (internet).

Pertanyaan yang diajukan pada saat presentasi keamanan pada jaringan lanjutan :

1. Apa perbedaan antara sofware firewall dengan hardware firewall? (Andreas)
Jawab :
Ada dua jenis firewall yang tersedia di pasar saat ini. Mereka adalah:

  • Hardware : ini adalah jenis  firewall berupa perangkat hardware yang dibuat khusus untuk memberikan keamanan. Karena hardware firewall adalah perangkat khusus yang dirancang dan dikembangkan untuk tujuan tersebut, mereka dianggap solusi terbaik untuk keamanan organisasi dan perlindungan informasi sensitif. Hardware firewall sebagian besar digunakan dalam lingkungan produksi dan tidak mungkin bahwa mereka dibeli untuk rumah. Alasan di balik ini adalah bahwa firewall hardware sulit untuk mengkonfigurasi dan membutuhkan profesional yang terampil dan berkualitas untuk melaksanakan keamanan di dalamnya efisien. Penggunaan firewall ini hanya terbatas pada media keamanan berorientasi atau organisasi berskala besar.
  • Software : Ini adalah aplikasi firewall perangkat lunak yang dapat diinstal pada sistem komputer seperti aplikasi lainnya. Setelah instalasi, perangkat lunak firewall harus dikonfigurasi tepat untuk mengizinkan atau menolak komunikasi antara komputer dan jaringan / internet tergantung pada sifat dari paket. Meskipun ada firewall beberapa perangkat lunak yang tersedia di pasar yang tepat dikembangkan untuk tujuan keamanan, firewall ini tidak seefisien firewall hardware. Ketersediaan Firewall Software dan Hardware Alasan mengapa hardware firewall lebih bagus? Karena hardware firewall  adalah entitas yang nyata, mereka tidak bisa di-download dari Internet dan karena itu mereka harus dibeli dari pasar. Di firewall perangkat lunak sisi lain adalah aplikasi dan dapat dengan mudah download dari internet dan juga dapat dibeli dari pasar lokal. Ketika software  firewall  di-download, pengguna dapat melakukan pembayaran melalui kartu kredit atau metode lainnya. Contoh : hardware firewall Cisco PIX(buatan cisco) Checkpint Sonic Wall Contivity dari Nortel dan Cisco

2. Jelaskan cara kerja VPN ! (Firman)
Jawab :
Cara kerja VPN VPN membutuhkan sebuah server yang berfungsi sebagai penghubung antar PC,Server VPN ini bisa berupa komputer dengan aplikasi VPN Server atau sebuah Router, misalnya MikroTik RB 750. Komputer dengan aplikasi VPN Client mengontak Server VPN, VPN Server kemudian memverifikasi username dan password dan apabila berhasil maka VPN Server memberikan IP Address baru pada komputer client dan selanjutnya sebuah koneksi / tunnel akan terbentuk. Untuk selanjutnya komputer cliet digunakan untukmengakses berbagai resource.

2. Keamanan Data dari Virus
      Keamanan data dari virus merupakan salah satu hal penting dalam keamanan data.
Virus dapat merubah, menambil ataupun mengapus data yang penting, oleh karena itu jika
kita mengabaikan kemanan data dari virus akan sangat berbahaya.
Ø  Tipe-tipe virus
Tipe Virus Komputer ada beberapa macam, yaitu :
  • Virus Compiler: Virus yang sudah di compile sehingga dapat dieksekusi langsung. Ini adalah virus yang pertama kali muncul di dunia komputer.
  • Virus File: Virus yang memanfaatkan file yang dapat diijalankan/dieksekusi secara langsung. Biasanya file *.EXE atau *.COM.
  • Virus Sistem: Lebih dikenal sebagai virus Boot. Virus ini memanfaatkan file-file yang dipakai untuk membuat suatu sistem komputer. Sering terdapat di disket/tempat penyimpanan tanpa sepengetahuan kita.
  • Virus Boot Sector: Virus yang memanfaatkan hubungan antar komputer dan tempat penyimpanan untuk penyebaran virus.
  • Virus Dropper: Suatu program yang dimodifikasi untuk menginstal sebuah virus komputer yang menjadi target serangan. setelah terinstal, maka virus akan menyebar tetapi Dropper tidak ikut menyebar.
  • Worm: Sebuah program yang bersifat parasit karena dapat menduplikasi diri. Akan tetapi, worm tidak menyerupai virus karena tidak menginfeksi program komputer lainnya.
  • Virus Macro: Virus yang dibuat dengan memanfaatkan fasilitas pemrograman modular pada suatu program aplikasi seperti Ms Word, Ms Excel, Corel WordPerfect dan sebagainya.
  • Virus Hybrid: Virus yang mempunyai dua kemampuan biasanya dapat masuk ke boot sector dan juga dapat masuk ke file.
  • Virus Registry WIndows: Virus ini menginfeksi operating system yang menggunakan Windows 95/98/NT biasanya akan mengadakan infeksi dan manipulasi pada bagian registry Windows.
Ø  Klasifikasi virus
  Hampir 95% Virus adalah virus komputer berbasis sistim operasi Windows. Sisanya, 2% menyerang Linux/GNU (dan Unix, sebagai source dari Linux, tentunya), 1% menyerang Mac terutama Mac OS 9, Mac OS X (Tiger, Leopard). 2% lagi menyerang sistim operasi lain seperti FreeBSD, OS/2 IBM, dan Sun Operating System.
  Berikut adalah contoh dari beberapa jenis program yang berbahaya (harmful program) yang diklasifikasikan dalam beberapa kelompok berdasarkan cara mereka menyerang/menginfeksi sebuah sistem komputer:
Malware (Malicious Software): program komputer yang diciptakan dengan maksud dan tujuan untuk menyerang dan membahayakan sebuah sistem komputer.
Virus computer: program yang memiliki kemampuan untuk bereplikasi (memperbanyak) dengan sendirinya.
  1. Malware (Malicious Software): program komputer yang diciptakan dengan maksud dan tujuan untuk menyerang dan membahayakan sebuah sistem komputer.
  2. Virus computer: program yang memiliki kemampuan untuk bereplikasi (memperbanyak) dengan sendirinya.
  3. Worm: program independen yang memiliki kemampuan untuk bereplikasi (memperbanyak) dengan Worm adalah program independen yang memiliki kemampuan untuk bereplikasi (memperbanyak) dengan sendirinya.Worm tidak menginfeksi program lainnya (host program) . Ia membuat copy/duplikat dirinya sendiri dan menginfeksi sistem komputer lainnya (biasanya menggunakan hubungan jaringan) .
  4. Trojan horse: replika atau duplikat virus yang merupakan program independen yang kelihatan berguna akan tetapi ketika dieksekusi, tanpa sepengetahuan pengguna (user), program tersebut juga menjalankan fungsi-fungsi yang bersifat merusak (destruktif).
  5. Malicious toolkits: program yang dirancang untuk membantu menciptakan program-program yang dapat membahayakan sebuah sistem komputer.
  6. Joke Program: Program yang dapat meniru operasi-operasi yang dapat membahayakan sistem komputer, namun sebenarnya dibuat untuk tujuan lelucon dan tidak mengandung sistem operasi yang berbahaya.
  7. Backdoor: Backdoor (pintu belakang), dalam keamanan sistem komputer, merujuk kepada mekanisme yang dapat digunakan untuk mengakses sistem, aplikasi, atau jaringan, selain dari mekanisme yang umum digunakan (melalui proses logon atau proses autentikasi lainnya). Beberapa pengembang perangkat lunak menambahkan backdoor ke dalam program buatannya untuk tujuan merusak (atau tujuan yang mencurigakan).
  8. Spyware: program yang mengumpulkan dan mengirim informasi tentang pengguna komputer tanpa diketahui oleh si pengguna (user). Informasinya bisa yang tidak terlampau berbahaya seperti pola berkomputer, terutama berinternet.
Ø  Antivirus
Antivirus adalah sebuah jenis perangkat lunak yang digunakan untuk mengamankan, mendeteksi, dan menghapus virus komputer dari sistem komputer. Program antivirus sekarang juga telah dilengkapi dengan kemampuan untuk mendeteksi perangkat pengintai, kit-akar, dan perangkat perusak lainnya.Antivirus sekarang dilengkapi dengan firewall untuk melindungi komputer dari serangan peretas dan anti spam untuk mencegah masuknya email sampah dan/atau virus ke kotak masuk pengguna.

Cara kerja antivirus:
  1. Pendeteksian dengan menggunakan basis data virus signature (virus signature database).
  2. Pendeteksian dengan melihat cara bagaimana virus bekerja.
Pertanyaan yang diajukan pada saat presentasi Keamanan Data dari Virus :

1. Apakah linux dapat terkena virus? Kalau bisa, seperti apa? Dan virus apa? (Ryan)
Jawab :
Bisa, hanya saja virus dilinux sangat jarang sekali. Karena hanya sedikit orang yang menggunakan linux untuk meletakkan data dan menggunakan sebagai sistem operasi tetap. Contoh virus di linux :
Alaeda – Virus.Linux.Alaeda
Bad Bunny – Perl.Badbunny
Binom – Linux/Binom
2. Bagaimana detail virus di linux menyerang sistem operasi tersebut?
Jawab :
Virus pada Linux tidak seheboh dan separah seperti yang ada dalam Windows. Di sistem operasi Windows, virus dapat menjangkiti, merusak, mengutak-atik bahkan merusak sistem. Tapi pada linux hanyalah sebagai penggangu yang tidak begitu meresahkan, karena jumlah virus yang berkembang tidak begiu banyak.

Minggu, 29 Maret 2015

ALGORITMA KRIPTOGRAFI



Algoritma Kriptografi

Pengertian Kriptografi

  • Kriptografi (cryptography) merupakan ilmu dan seni untuk menjaga pesan agar aman. “Crypto” berarti “secret” (rahasia) dan “graphy” berarti “writing” (tulisan).
  • Para pelaku atau praktisi kriptografi disebut cryptographers. 
  • Sebuah algoritma kriptografik (cryptographic algorithm), disebut cipher, merupakan persamaan matematik yang digunakan untuk proses enkripsi dan dekripsi. 
  • Enkripsi merupkan proses yang dilakukan untuk mengamankan sebuah pesan (yang disebut plaintext) menjadi pesan yang tersembunyi (disebut ciphertext) 
  • Ciphertext adalah pesan yang sudah tidak dapat dibaca dengan mudah. 
  • Dekripsi merupakan proses sebaliknya, untuk mengubah ciphertext menjadi plaintext.
  • Cryptanalysis adalah seni dan ilmu untuk memecahkan ciphertext tanpa bantuan kunci.
  • Cryptanalyst adalah pelaku atau praktisi yang menjalankan  cryptanalysis. 


Elemen Kriptografi

5 Macam Teknik Dasar Kriptografi

1. Metode Kuno Caesar Chiper
Metode Caesar Cipher yang digunakan oleh Julius Caesar. Pada prinsipnya, setiap huruf digantikan dengan huruf yang berada tiga (3) posisi dalam urutan alfabet. 

Tabel Subtitusi :
pi :   A  B  C  D  E  F  G  H  I  J    K  L  M  N  O  P  Q  R  S   T   U  V  W  X  Y  Z
ci :   D  E  F  G  H  I   J   K  L M  N  O  P   Q  R  S  T   U  V  W  X  Y   Z   A  B  C

Contoh proses penggunaan Caesar Cipher :
Pesan :
SISTEM 
Hasil enkripsi :
VLVWHP

2. Teknik Subsitusi
Teknik kriptografi yang sama dengan metode caesar chiper, namun peraturan dibuat sendiri oleh penulis dalam bentuk tabel sehingga penerima pesan juga harus memiliki tabel yang sama untuk keperluan deskripsi.

Tabel Subsitusi :
pi : A-B-C-D-E-F-G-H-I-J-K-L-M-N-O-P-Q-R-S-T-U-V-W-X-Y-Z-1-2-3-4-5-6-7-8-9-0-.-,
ci : B-F-1-K-Q-G-A-T-P-J-6-H-Y-D-2-X-5-M-V-7-C-8-4-I-9-N-R-E-U-3-L-S-W-,-.-O-Z-0

Contoh proses penggunaan Subsitusi :
Pesan :
SISTEM
Hasil enkripsi :
7P7CQY

3. Teknik Blocking
Sistem enkripsi ini terkadang membagi plaintext menjadi beberapa blok yang terdiri dari beberapa karakter, kemudian di enkripsikan secara independen.
Caranya :
Plaintext dituliskan secara vertikal ke bawah berurutan pada lajur, dan dilanjutkan pada kolom berikutnya sampai seluruhnya tertulis. Ciphertext-nya adalah hasil pembacaan plaintext secara horizontal berurutan sesuai dengan blok-nya. Contoh :


Jadi ciphertext yang dihasilkan dengan teknik ini adalah
 "5K G KRTDRAEAIFKSPINAT IRO". 
Plaintext dapat pula ditulis secara horizontal dan ciphertextnya adalah hasil pembacaan secara vertikal.

4. Teknik Permutasi
Memindahkan atau merotasi karakter tertentu, kemudian membaginya kedalam 6 karakter
dengan aturan.
Prinsipnya adalah teknik ini berlawanan dengan teknik subsitusi. Contoh :


PLAIN TEXT = 6 BELAJAR BERSAMA
CHIPER TEXT = A EBL6EA RBJ SMAAR

5. Teknik Ekspentasi

Teknik untuk melakukan ekspansi pesan (memelarkan pesan) dengan aturan tertentu.
- Bila suatu kata dimulai dengan huruf konsonan atau bilangan ganjil, maka letakkan huruf awal di akhir kata itu dan ditambahkan akhiran “–an”.
- Bila suatu kata dimulai dengan huruf vokal atau bilangan genap, letakkan huruf diawal kata dan ditambahkan akhiran “-i”.
contoh :
PLAIN TEXT = 5 TEKNIK DASAR KRIPTOGRAFI 
CHIPER TEXT = 5AN EKIKTAN ASARDAN RIPTOGRAFIKAN

Sumber :


Senin, 23 Maret 2015

ASPEK KEAMANAN KOMPUTER

Aspek-aspek Keamanan Komputer

Menurut Garfinkel [Simson Garfinkel, “PGP: Pretty Good Privacy,” O’Reilly & Associ-ates, Inc., 1995. ]

1. Privacy / Confidentiality
  • Definisi: Menjaga informasi dari orang yang tidak berhak mengakses.
  • Privacy: lebih kearah data-data yang sifatnya privat , Contoh : e-mail seorang pemakai (user) tidak boleh dibaca oleh administrator.
  • Confidentiality: berhubungan dengan data yang diberikan ke pihak lain untuk keperluan tertentu dan hanya diperbolehkan untuk keperluan tertentu tersebut.
  • Contoh: data-data yang sifatnya pribadi (seperti nama, tempat tanggal lahir, social security number, agama, status perkawinan, penyakit yang pernah diderita, nomor kartu kredit, dan sebagainya) harus dapat diproteksi dalam penggunaan dan penyebarannya.
  • Bentuk Serangan : usaha penyadapan (dengan program sniffer).  
  • Usaha‐usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan privacy dan confidentiality adalah dengan menggunakan teknologi kriptografi.
2. Integrity
  • Defenisi : informasi tidak boleh diubah tanpa seijin pemilik informasi. 
  • Contoh : e‐mail di intercept di tengah jalan, diubah isinya, kemudian diteruskan ke alamat yang dituju.  
  • Bentuk serangan : Adanya virus, trojan horse, atau pemakai lain yang mengubah informasi tanpa ijin, “man in the middle attack” dimana seseorang menempatkan diri di tengah pembicaraan dan menyamar sebagai orang lain.
3. Authentication
  • Defenisi : metoda untuk menyatakan bahwa informasi betul‐betul asli, atau orang yang mengakses atau memberikan informasi adalah betul‐betul orang yang dimaksud. 
  • Dukungan :  
  1. Adanya Toolsmembuktikan keaslian dokumen, dapat dilakukan dengan teknologiwatermarking(untuk menjaga “intellectual property”, yaitu dengan menandai dokumen atau hasil karya dengan “tanda tangan” pembuat ) dan digital signature. 
  2. Access control, yaitu berkaitan dengan pembatasan orang yang dapat mengakses informasi. User harus menggunakan password, biometric (ciri‐ciri khas orang), dan sejenisnya.
 4. Availability  
  • Defenisi : berhubungan dengan ketersediaan informasi ketika dibutuhkan. 
  • Contoh hambatan :  
  1. “denial of service attack” (DoS attack), dimana server dikirimi permintaan (biasanya palsu) yang bertubi‐tubi atau permintaan yang diluar perkiraan sehingga tidak dapat melayani permintaan lain atau bahkan sampai down, hang, crash.  
  2. mailbomb, dimana seorang pemakai dikirimi e‐mail bertubi‐tubi (katakan ribuan e‐mail) dengan ukuran yang besar sehingga sang pemakai tidak dapat membuka e‐mailnya atau kesulitan mengakses e‐mailnya.

5. Access Control 
  • Defenisi :  cara pengaturan akses kepada informasi.  berhubungan dengan masalah authentication dan juga privacy.
  • Metode : menggunakan kombinasi userid/password atau dengan menggunakan mekanisme lain.
6. Non‐repudiation 
  • Defenisi : Aspek ini menjaga agar seseorang tidak dapat menyangkal telah melakukan sebuah transaksi. Dukungan bagi  electronic commerce.

Aspek Ketidakamanan

Menurut W. Stallings [William Stallings, “Network and Internetwork Security,” Prentice Hall, 1995.] serangan (attack) terdiri dari :
  1. Interruption: Perangkat sistem menjadi rusak atau tidak tersedia. Serangan ditujukan kepada ketersediaan (availability) dari sistem. Contoh serangan adalah “denial of service attack”.
  2. Interception: Pihak yang tidak berwenang berhasil mengakses asset atau informasi. Contoh dari serangan ini adalah penyadapan (wiretapping).
  3. Modification: Pihak yang tidak berwenang tidak saja berhasil mengakses, akan tetapi dapat juga mengubah (tamper) aset. Contoh dari serangan ini antara lain adalah mengubah isi dari web site dengan pesan‐pesan yang merugikan pemilik web site.
  4. Fabrication: Pihak yang tidak berwenang menyisipkan objek palsu ke dalam sistem. Contoh dari serangan jenis ini adalah memasukkan pesan‐pesan palsu seperti e‐mail palsu ke dalam jaringan komputer.
Beberapa Jenis Serangan
  • Serangan Untuk Mendapatkan Akses                                                                 Berusha untuk mendapatkan akses keberbagai sumber daya komputer atau data dan informasi. Contoh: Menebak password, Sniffing, Spoofing, Man in the middle.
  • Serangan Untuk Melakukan Modifikasi                                                             Serangan setelah mendapakan akses, kemudian merubah data secara tidak sah. Contoh: Pengubahan nilai mata kuliah, penghapusan data hutang di bank, mengubah tampilan situs web.
  • Serangan Untuk Menghambat Penyedia Layanan                                             Menghambat penyedia layanan dengan cara mengganggu jaringan komputer. Contoh: Denial of serfices attack (DoS), Mail bomb.

Minggu, 15 Maret 2015

Pendahuluan Sistem Keamanan Komputer

Pengertian Sistem Kemanan Komputer

Apa si sistem keamanan komputer? Sistem itu sendiri adalah sekumpulan elemen atau unsur yang saling berkaitan dan memiliki tujuan yang sama, sedangkan keamanan adalah kondisi yang terbebas dari resiko, dan komputer adalah suatu perangkat yang terdiri dari software dan hardware serta dikendalikan oleh brainware (manusia).

Jadi sistem keamanan komputer adalah suatu upaya yang dilakukan untuk mengamankan komputer dari para hacker (penjahat dunia maya). Biasanya hacker akan mengambil, merusak, dan mengilangkan suatu data.
Data adalah fakta-fakta mentah yang harus dikelola untuk menghasilkan suatu informasi yang memiliki arti bagi suatu organisasi atau perusahaan. Jenis data terbagi menjadi dua jenis yaitu:
                        a.  Data Internal (Data yang didapat sendiri)
                        b. Data Eksternal (Data yang didapat dari luar / sumber lain

Penyebab Sering Terjadinya Kejahatan Komputer
  • Meningkatnya pengguna komputer dan internet
  • Software yang digunakan untuk melakukan audit sebuah system
  • Banyaknya software-software untuk melakukan penyusupan
  • Meningkatnya kemampuan pengguna komputer dan internet
  • Desentralisasi server sehingga lebih banyak system yang harus ditangani
  • Kurangnya hukum yang mengatur kejahatan komputer
  • Semakin banyaknya perusahaan yang menghubungkan jaringan LAN mereka ke Internet
  • Meningkatnya aplikasi bisnis yang menggunakan internet
  • Banyaknya software yang mempunyai kelemahan (bugs)
Jenis Keamanan Komputer


Menurut David Icove [John D. Howard, “An Analysis Of Security Incidents On The Internet 1989 - 1995,” PhD thesis, Engineering and Public Policy, Carnegie Mellon University, 1997.] berdasarkan lubang keamanan, keamanan dapat diklasifikasikan menjadi empat, yaitu:

1. Keamanan yang bersifat fisik (physical security): termasuk akses orang ke gedung,               peralatan, dan media yang digunakan. Contoh :
  • Wiretapping atau hal-hal yang berhubungan dengan akses ke kabel atau komputer yang digunakan juga dapat dimasukkan ke dalam kelas ini.
  • Denial of service, dilakukan misalnya dengan mematikan peralatan atau membanjiri saluran komunikasi dengan pesan-pesan (yang dapat berisi apa saja karena yang diuta-makan adalah banyaknya jumlah pesan).
  • Syn Flood Attack, dimana sistem (host) yang dituju dibanjiri oleh permintaan sehingga dia menjadi terlalu sibuk dan bahkan dapat berakibat macetnya sistem (hang).
2. Keamanan yang berhubungan dengan orang (personel). Contoh :
  • Identifikasi user (username dan password)
  • Profil resiko dari orang yang mempunyai akses (pemakai dan pengelola).
3. Keamanan dari data dan media serta teknik komunikasi (communications). Contoh:               Trojan Horse.

4. Keamanan dalam operasi: Adanya prosedur yang digunakan untuk mengatur dan                 mengelola sistem keamanan, dan juga ter-masuk prosedur setelah serangan (post attack     recovery).

Karakteristik Penyusup

  • The Curious (Si Ingin Tahu) : tipe penyusup ini pada dasarnya tertarik menemukan jenis sistem dan data yang anda miliki. Contohnya: meretas web terkenal, dll.
  • The Malicious (Si Perusak) : tipe penyusup ini sangat bahaya, karena berusaha untuk merusak sistem anda, atau merubah web page anda, atau sebaliknya membuat waktu dan uang anda kembali pulih
  • The High-Profile Intruder (Si Profil Tinggi) : tipe penyusup ini berusaha menggunakan sistem anda untuk memperoleh popularitas dan ketenaran. Dia mungkin menggunakan sistem profil tinggi anda untuk mengiklankan kemampuannya. Biasa orang tersebut berasal dari suatu komunitas, karena biar tidak kalah dengan rekan2nya.
  • The Competition (Si Pesaing) : tipe penyusup ini tertarik pada data yang anda miliki dalam sistem anda. Ia mungkin seseorang yang beranggapan bahwa anda memiliki sesuatu yang dapat menguntungkannya secara keuangan atau sebaliknya.
    Istilah Bagi Penyusup
    • Mundane : tahu mengenai hacking tapi tidak mengetahui metode dan prosesnya.                           Karena tidak pernah mencoba.
    • Lamer (script kiddies)  :  mencoba script2 yang pernah di buat oleh aktivis hacking,                                               tapi tidak paham bagaimana cara membuatnya.
    • Wannabe  :  paham sedikit metode hacking, dan sudah mulai berhasil menerobos                            sehingga berfalsafah "HACK IS MY RELIGION".
    • Larva (newbie) :  hacker pemula, teknik hacking mulai dikuasai dengan baik, sering                                 bereksperimen. 
    • Hacker  :  aktivitas hacking sebagai profesi.
    • Wizard  :  hacker yang membuat komunitas pembelajaran di antara mereka.
    • Guru  :  master of the master hacker, lebih mengarah ke penciptaan tools-tools yang                powerfull yang salah      satunya dapat menunjang aktivitas hacking, namun                  lebih jadi tools pemrograman system yang umum.

    Selasa, 10 Maret 2015

    SISTEM KEAMANAN KOMPUTER

    Contoh Kasus Keamanan Komputer
    Waktu tahun 2009 terjadi penyadapan dari pihak pemerintah Australia kepada telepon seluler pejabat-pejabat Indonesia. Kasus penyadapan ini termasuk dalam jenis kejahatan cyber espionage, yaitu kejahatan yang memanfaatkan jaringan internet untuk melakukan kegiatan memata-matai informasi terhadap pihak lain dengan memasuki sistem jaringan komputer pihak sasaran. Dibawah ini adalah beritanya yang di tulis dari salah satu jurnalis Kompas:

    ABC
    Daftar nama pejabat Indonesia yang disadap Australia, tahun 2009
    JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Australia diduga melakukan penyadapan terhadap 10 telepon seluler pejabat Indonesia pada tahun 2009. Dua di antaranya, yaitu Wakil Presiden Boediono dan Dino Pati Djalal (kala itu Juru Bicara Presiden Urusan Luar Negeri), menggunakan ponsel pintar BlackBerry yang dikenal mengutamakan keamanan.
    Informasi ini terungkap dari dokumen rahasia yang dibocorkan Edward Snowden, mantan karyawan Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat. Dalam dokumen tercatat, ponsel yang dipakai Boediono dan Dino Pati Djalal adalah BlackBerry seri Bold 9000.
    PR Manager BlackBerry Indonesia Yolanda Nainggolan enggan berkomentar soal isu penyadapan ponsel BlackBerry yang digunakan dua pejabat tersebut. “Kami tidak bisa berkomentar banyak karena kami juga belum mengetahui bentuk penyadapannya seperti apa,” terang Yolanda saat ditemui di Jakarta, Selasa (19/11/2013).
    Selama ini keamanan menjadi fokus BlackBerry dalam menyediakan layanan untuk segmen korporasi dan pemerintah.
    Namun, hal itu tidak menjamin ponsel BlackBerry terbebas dari penyadapan.
    Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika Gatot S Dewa Broto mengatakan, ponsel BlackBerry yang dikenal aman sekalipun bisa disadap. "Pada dasarnya ponsel apa saja bisa disadap, dan caranya terbilang mudah," katanya.
    Selain BlackBerry, ponsel merek lain juga digunakan oleh pejabat Indonesia.
     Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan istrinya, Kristiani Herawati atau lebih dikenal dengan Ani Yudhoyono, tercatat memakai Nokia E90. Pejabat lain yang disadap adalah Jusuf Kalla yang menggunakan Samsung SHG-Z370, Andi Mallarangeng memakai Nokia E71, Widodo Adi Sucipto dengan Nokia E66, serta Hatta Rajasa, Sofyan Djalil, dan Sri Mulyani Indrawati memakai Nokia E90.

    Hukuman untuk penyelenggara telekomunikasi yang menyadap
    Aksi penyadapan ponsel dapat dilakukan melalui jaringan yang dimiliki penyelenggara telekomunikasi. Sejauh ini, menurut Gatot, belum terbukti apakah kegiatan penyadapan tersebut dilakukan atas kerja sama dengan penyelenggara telekomunikasi atau operator seluler di Indonesia.
    “Namun, jika kemudian terbukti, maka penyelenggara telekomunikasi yang bersangkutan dapat dikenai pidana yang diatur dalam UU Telekomunikasi dan UU ITE,” kata Gatot.
    Aksi penyadapan bertentangan dengan Pasal 40 UU No 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi, yang melarang setiap orang melakukan kegiatan penyadapan atas informasi yang disalurkan melalui jaringan telekomunikasi.
    Penyadapan juga dilarang dalam Pasal 31 UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Menurut Gatot, penyadapan dimungkinkan untuk tujuan tertentu, tetapi harus mendapat izin dari aparat penegak hukum.
    Ancaman pidana terhadap kegiatan penyadapan, sebagaimana diatur dalam Pasal 56 UU Telekomunikasi, adalah kurungan penjara maksimal 15 tahun. Sementara dalam Pasal 47 UU ITE, hukuman maksimal atas kegiatan penyadapan adalah penjara 10 tahun atau denda paling banyak Rp 800 juta.

    Tanggapan saya:
    Terbongkarnya penyadapan telepon seluler Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan pejabat-pejabat RI oleh intelijen membuka mata publik tentang persahabatan antara kedua negara itu tidak selamanya berlangsung baik dan tulus. Terbongkarnya penyadapan pejabat tinggi negara RI oleh Australia hendaknya menjadi momentum untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam negeri. Penggunaan telematika dapat menjadi suatu hal yang positif dan negatif tergantung dari siapa dan untuk apa seseorang menggunakannya. Dan terkadang teknologi canggih belum tentu menjamin 100% aman. Karena bisa saja membuat semua para cracker terpacu untuk mencoba menembus keamanannya. Sebaiknya pihak yang bertanggung jawab terhadap telekomunikasi terus meningkatkan keamanannya. Dan gunakanlah teknologi telematika dengan sebijak-bijaknya agar hal tersebut diatas tidak terulang lagi.


    Sumber :
    http://tekno.kompas.com/read/2013/11/20/1020499/terkenal.aman.ternyata.blackberry.pejabat.indonesia.bisa.disadap''